TOLANOSULTRA.COM, KENDARI – Tim Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) atau Basarnas Kendari berhasil menyelamatkan 11 anak buah kapal (ABK) KM Cahaya Fitra 03 yang mengalami kebocoran di perairan antara Pulau Labengki dan Pulau Tiga, Kabupaten Konawe Utara pada Sabtu (25/7/2026) dini hari.
Seluruh korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat setelah kapal yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan saat berlayar menuju Kota Kendari membawa muatan ikan.
Kesebelas korban yang berhasil diselamatkan masing-masing bernama Saddam (16), Ikbal (24), Robin (21), Farrel (17), Endde (43), Irfan (18), Israfil (23), Irfan (21), Arlin (40), Nacca (21), dan Kaharuddin (49). Seluruhnya merupakan warga Kota Kendari.
Kepala KPP Kendari, Amiruddin menjelaskan, informasi kejadian pertama kali diterima Comm Centre Basarnas Kendari pada pukul 02.20 Wita dari Robin, salah seorang ABK kapal. Dalam laporannya disebutkan KM Cahaya Fitra 03 berukuran 30 GT dengan 11 orang di atas kapal mengalami kebocoran di sekitar perairan antara Pulau Labengki dan Pulau Tiga sehingga membutuhkan bantuan evakuasi.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Basarnas Kendari mengerahkan Tim Rescue menuju lokasi kejadian pada pukul 02.45 Wita menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB). Jarak lokasi kejadian dari Dermaga Basarnas Kendari sekitar 59,2 Km.
Setelah menempuh perjalanan laut, tim SAR tiba di lokasi pada pukul 05.00 Wita. Lima belas menit kemudian, seluruh penumpang kapal berhasil ditemukan sekitar 6,6 Km di arah barat laut dari titik kejadian awal.
“Seluruh korban kemudian dievakuasi menggunakan RIB menuju Dermaga Basarnas Kendari untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Amiruddin.
Pada pukul 09.00 Wita, tim SAR bersama 11 korban tiba dengan selamat di Dermaga Basarnas Kendari. Seluruh korban dipastikan dalam kondisi selamat sehingga operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup.
Berdasarkan kronologi, KM Cahaya Fitra 03 berangkat dari Pulau Panimbawa menuju Kendari sekitar pukul 00.30 Wita dengan membawa hasil tangkapan ikan. Dalam perjalanan, kapal diduga kandas di perairan antara Pulau Labengki dan Pulau Tiga hingga mengalami kebocoran dan tidak dapat melanjutkan pelayaran.
Operasi penyelamatan melibatkan unsur SMC dan Rescuer KPP Kendari dengan dukungan peralatan SAR berupa rescue car, RIB, peralatan medis, perlengkapan evakuasi, perangkat komunikasi, serta perlengkapan keselamatan lainnya.
Basarnas mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut, untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca dan memastikan kelayakan kapal sebelum berlayar guna meminimalkan risiko kecelakaan di laut.(*)
Laporan: Ismu
