TOLANOSULTRA.COM, KENDARI – Dua murid MAN 1 Kendari memastikan langkah ke tingkat nasional setelah kembali meraih juara pertama dalam Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2026 tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Keduanya adalah Dzaqy Ardhani Arham, murid kelas XII-1 yang menjadi juara pertama cabang jurnalistik, dan Ratu Nur Khumairo, dari kelas yang sama, yang meraih juara pertama cabang fotografi. Prestasi tersebut diumumkan dalam ajang FLS3N tingkat provinsi pada Minggu (6/9/2026) lalu.
Tiket menuju tingkat nasional diraih setelah keduanya terlebih dahulu menaklukkan persaingan di tingkat Kota Kendari. Dzaqy dan Ratu kembali mempertahankan posisi teratas ketika berkompetisi di tingkat Provinsi Sultra.
Capaian tersebut menjadi catatan tersendiri bagi MAN 1 Kendari karena dua muridnya mampu menunjukkan kemampuan di bidang jurnalistik dan fotografi sekaligus menembus kompetisi seni dan sastra hingga tingkat nasional.
Dzaqy dan Ratu mengaku bersyukur atas hasil yang mereka raih. Keduanya menyebut pencapaian tersebut tidak terlepas dari bimbingan guru, dukungan keluarga, serta dorongan dari seluruh keluarga besar MAN 1 Kendari.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan tidak menyangka bisa meraih Juara 1 pada FLS3N tingkat provinsi tahun ini. Kemenangan ini menjadi tanggung jawab besar untuk membawa nama Sultra di tingkat nasional,” ujar tutur Dzaqy.
Target di tingkat nasional tidak hanya mempertahankan prestasi, tetapi juga memberikan hasil terbaik untuk madrasah dan daerah.
Kepala MAN 1 Kendari, La Tangkalalo, mengapresiasi pencapaian kedua murid tersebut. Menurutnya, prestasi itu menunjukkan bahwa murid madrasah memiliki ruang dan kemampuan untuk bersaing dalam berbagai bidang di luar akademik dan keagamaan.
“Prestasi ini membuktikan bahwa siswa madrasah tidak hanya unggul dalam bidang keagamaan, tetapi juga mampu bersaing dan menjadi yang terbaik di bidang seni, sastra, jurnalistik, dan fotografi,” kata La Tangkalalo.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada guru pembimbing yang telah mendampingi proses pengembangan kemampuan Dzaqy dan Ratu. Dukungan tersebut dinilai penting untuk membantu murid memaksimalkan potensi yang mereka miliki.
La Tangkalalo berharap keberhasilan dua murid tersebut dapat menjadi pemicu bagi murid MAN 1 Kendari lainnya untuk terus mengembangkan bakat dan meraih prestasi. Ia juga mengajak seluruh civitas akademika menjaga konsistensi pembinaan agar capaian positif madrasah dapat terus berlanjut hingga tingkat nasional.(*)
Laporan: Ismu
