TOLANOSULTRA.COM, KENDARI – Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Danlanud) Haluoleo, Kolonel Pnb Tarmuji Hadi Susanto, meluncurkan program bebas buta baca Al-Qur’an bagi personel beragama Islam.
Program itu menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan mental dan rohani prajurit serta pegawai di lingkungan Lanud Haluoleo.
Peluncuran program tersebut disampaikan dalam rangkaian kegiatan ibadah rutin mingguan personel Lanud Haluoleo pada Kamis (15/10/2026).
Kegiatan itu dilaksanakan untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan sekaligus membentuk personel yang berkarakter, berintegritas, dan berakhlak mulia.
Pelaksanaan ibadah dilakukan sesuai agama dan kepercayaan masing-masing personel. Personel Muslim beribadah di Masjid Baitul Iman Lanud Haluoleo, personel Nasrani di Gereja Sion Kendari II, sedangkan personel Hindu melaksanakan ibadah di tempat yang telah ditentukan.
Usai ibadah, kegiatan dilanjutkan dengan kuliah tujuh menit (kultum) yang disampaikan langsung oleh Danlanud Haluoleo.
Dalam arahannya, Tarmuji Hadi Susanto mengajak seluruh personel menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam menjalankan tugas kedinasan maupun kehidupan bermasyarakat.
“Khusus bagi personel Muslim, program bebas buta baca Al-Qur’an diarahkan untuk meningkatkan kemampuan membaca kitab suci sekaligus mendorong pemahaman dan pengamalan ajaran yang terkandung di dalamnya,” ungkapnya.
Danlanud juga mengimbau personel membiasakan diri membaca Al-Qur’an setiap hari, meskipun hanya satu ayat. Kebiasaan tersebut diharapkan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari sehingga nilai-nilai Al-Qur’an tidak sekadar dibaca, tetapi juga diterapkan dalam perilaku dan pelaksanaan tugas.
Melalui program tersebut, Lanud Haluoleo berharap seluruh personel memiliki ketahanan mental dan spiritual yang semakin kuat. Pembinaan rohani itu juga diharapkan dapat mendukung peningkatan disiplin, tanggung jawab, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Laporan: Ismu
