BIK 2026 Usung Ciri Khas 12 Daerah, Budaya Sultra Bakal Tampil di Kendari

BIK 2026 Sultra di Kendari akan menampilkan budaya 12 daerah, mulai pakaian adat, kuliner dan tarian, serta menghadirkan BIK Night Run 5K dan 10K. (Istimewa)

TOLANOSULTRA.COM, KENDARI – Pelaksanaan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026 di Sulawesi Tenggara (Sultra) tidak hanya akan diisi agenda sektor keuangan.

OJK Sultra menyiapkan konsep yang menggabungkan industri jasa keuangan dengan kekayaan budaya dari berbagai daerah di Sultra.

Dalam konsep yang tengah dipersiapkan, sedikitnya 12 kepala daerah ditargetkan ikut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan BIK 2026.

Masing-masing daerah nantinya dapat menampilkan karakteristik daerahnya, mulai dari pakaian tradisional, makanan, tarian hingga berbagai kekhasan budaya lainnya.

Baca Juga :  Desa Nelayan di Konawe Disiapkan Jadi Pusat Ekonomi Baru, OJK Bawa Layanan Keuangan hingga Digitalisasi

Konsep tersebut dirancang sebagai bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah dan industri jasa keuangan.

Di sisi lain, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk memperkenalkan potensi kabupaten dan kota di Sultra kepada masyarakat yang lebih luas.

Kepala OJK Sultra sekaligus Pembina FKIJK Sultra, Bismi Maulana Nugraha mengatakan, kolaborasi menjadi salah satu kekuatan utama dalam pelaksanaan BIK tahun ini.

Baca Juga :  TPID dan BI Sultra Amankan Pasokan Pangan

“Kegiatan tidak hanya diarahkan untuk memperkenalkan produk dan layanan industri jasa keuangan, tetapi juga menghubungkan sektor keuangan dengan potensi ekonomi dan budaya daerah,” ujarnya.

Selain agenda budaya, penyelenggara juga menyiapkan kegiatan olahraga melalui BIK Night Run dengan kategori 5K dan 10K. Kehadiran agenda olahraga tersebut diharapkan membuat BIK 2026 semakin dekat dengan masyarakat.

Baca Juga :  BI Sultra Wajibkan Seluruh Tenant Festival Kuliner Gunakan QRIS, Dorong Transaksi Digital UMKM

Kegiatan juga dirancang agar dapat melibatkan berbagai komunitas serta kalangan masyarakat secara luas.

Dengan menggabungkan sektor keuangan, budaya dan olahraga, BIK 2026 diharapkan memiliki konsep yang lebih inklusif dan tidak hanya menyasar masyarakat yang sudah mengenal layanan jasa keuangan.

Rangkaian kegiatan tersebut sekaligus menjadi upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, industri jasa keuangan dan masyarakat Sultra.(*)

Laporan: Ismu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *