Daerah  

30 Mahasiswa Unsultra Terima Beasiswa Sawit, BSI Beri Perlindungan Asuransi

30 mahasiswa Unsultra menerima Beasiswa SDM Kelapa Sawit. Selain bantuan pendidikan, BSI memberikan buku tabungan dan perlindungan asuransi selama studi. (Istimewa)

TOLANOSULTRA.COM, KENDARI – Sebanyak 30 mahasiswa Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) penerima Beasiswa Sumber Daya Manusia (SDM) Kelapa Sawit mendapat dukungan tambahan berupa buku tabungan dan polis asuransi.

Fasilitas tersebut diserahkan di Kampus Unsultra, Jalan Kapten Piere Tendean, Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Selasa (14/7/2026). Program itu menjadi bagian dari upaya memperkuat dukungan terhadap mahasiswa yang diproyeksikan menjadi sumber daya manusia bagi industri kelapa sawit.

Beasiswa tersebut bersumber dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) turut berperan dalam penyaluran program kepada mahasiswa penerima.

Baca Juga :  Dibuka 5–28 Februari 2026, Begini Cara Daftar SMA Unggul Garuda Sultra

Branch Manager BSI Kendari MT Haryono, Irwanto Azis mengatakan, pemberian asuransi menjadi salah satu bentuk perlindungan bagi mahasiswa selama menjalani pendidikan.

“Perlindungan diberikan selama delapan semester atau hingga mahasiswa menyelesaikan masa studinya,” ujarnya.

Kerja sama tersebut turut melibatkan jajaran Unsultra dan Asuransi Jiwa Syariah Al Amin Kendari. Inisiatif program premi asuransi bagi mahasiswa Fakultas Pertanian Unsultra ini dicetuskan Rektor Unsultra Prof. Jamhir Safani bersama jajaran pimpinan universitas dan fakultas.

Baca Juga :  Dari Mimbar Tarawih, Bupati Kolaka Gaungkan Visi ‘BERAMAL’ untuk Pembangunan Berbasis Spiritual

Dari sisi pendidikan, para penerima beasiswa tidak hanya mendapatkan pembelajaran di ruang kelas. Mereka juga akan dibekali pengalaman melalui praktik laboratorium, praktik lapangan hingga program magang yang disesuaikan dengan kebutuhan industri kelapa sawit.

Penguatan kapasitas mahasiswa juga menyentuh aspek nonakademik. Berbagai kegiatan kokurikuler diarahkan untuk membentuk kemampuan soft skill, sehingga mahasiswa memiliki kesiapan yang lebih baik ketika memasuki dunia profesional.

Baca Juga :  Konflik Yayasan Unsultra Memanas, Pemprov Sultra Kirim Undangan Mediasi Kedua untuk Nur Alam

Program tersebut diharapkan tidak berhenti pada pemberian bantuan pendidikan. Para mahasiswa diproyeksikan menjadi tenaga terampil yang mampu mengikuti perkembangan industri, sekaligus memiliki kapasitas untuk menciptakan inovasi dan membuka peluang kerja baru.

Dengan dukungan pendidikan, pengalaman praktik dan perlindungan selama masa studi, 30 mahasiswa Unsultra penerima Beasiswa SDM Kelapa Sawit diharapkan mampu menjadi bagian dari generasi yang memperkuat kualitas tenaga kerja dan perkembangan industri kelapa sawit nasional.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *