Resmi Diluncurkan, Kemenag Sultra Dorong Sekolah Ramah Anak dan Kantor Berwawasan Lingkungan

Kemenag Sultra meluncurkan Gernas RANA Kemenag Sultra dan Eco Office untuk mewujudkan madrasah ramah anak serta budaya kerja yang peduli lingkungan.

TOLANOSULTRA.COM, KENDARI Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Sulawesi Tenggara (Sultra) meluncurkan Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman Anak (Gernas RANA) dan Eco Office sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang ramah anak sekaligus budaya kerja yang peduli terhadap kelestarian lingkungan.

Peluncuran kedua program nasional tersebut dirangkaikan dengan peringatan Hari Anak Nasional 2026 yang digelar di Aula Kanwil Kemenag Sultra pada Rabu (22/7/2026). Kegiatan mengusung tema “Inovasi Hijau untuk Indonesia Maju” melalui program MATA PELANGI (Masa Depan dan Pengenalan Lingkungan Madrasah/Sekolah bagi Generasi Inovatif).

Gernas RANA merupakan program Kementerian Agama RI yang bertujuan menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, nyaman, serta bebas dari kekerasan, perundungan, diskriminasi, dan segala bentuk tindakan yang mengancam tumbuh kembang peserta didik.

Baca Juga :  Gubernur Sultra Apresiasi STIE 66 Kendari, Sebut Beasiswa Jadi Kunci Cetak SDM Unggul

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Sultra, Mansur mengatakan, peluncuran Gernas RANA menjadi wujud komitmen Kemenag dalam menghadirkan satuan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga menjamin keamanan, kenyamanan, dan perlindungan bagi seluruh peserta didik.

Menurutnya, sekolah dan madrasah harus menjadi ruang yang mampu mendukung tumbuh kembang anak secara optimal, bebas dari kekerasan, perundungan, diskriminasi, maupun berbagai bentuk tindakan yang dapat mengganggu proses belajar.

“Kami melaunching Gerakan Nasional agar sekolah bukan hanya menjadi tempat pembelajaran, tetapi bagaimana dalam proses pembelajaran itu mampu menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh siswa,” ujar Mansur.

Selain Gernas RANA, Kanwil Kemenag Sultra juga meluncurkan program Eco Office, sebuah gerakan membangun budaya kerja yang lebih ramah lingkungan di lingkungan kantor dan satuan pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama.

Baca Juga :  Bank Sultra Gelontorkan CSR Rp200 Juta, Biayai Kuliah 80 Mahasiswa UMKOTA

Eco Office merupakan gerakan transformasi budaya kerja Kementerian Agama RI yang mendorong terciptanya kantor dan satuan pendidikan yang ramah lingkungan melalui pengurangan penggunaan kertas, efisiensi energi, pengelolaan sampah, pengurangan plastik sekali pakai, penghijauan lingkungan, serta penerapan perilaku kerja yang berkelanjutan.

Peluncuran kedua program nasional tersebut dirangkaikan dengan peringatan Hari Anak Nasional 2026 yang digelar di Aula Kanwil Kemenag Sultra pada Rabu (22/7/2026).

Tak hanya itu, Eco Office juga mengajak seluruh aparatur dan warga madrasah untuk meningkatkan kepedulian terhadap pengelolaan sampah, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta memanfaatkan sumber daya secara lebih bijaksana demi menjaga kelestarian lingkungan.

“Eco Office bertujuan agar lingkungan kantor dan tempat belajar menjadi lebih bersih dan nyaman. Kami juga ingin membangun tata kelola administrasi yang bebas dari timbunan kertas, menciptakan suasana yang sejuk, serta meningkatkan kepedulian terhadap pengolahan sampah, pengurangan plastik, dan berbagai hal yang berpotensi merusak lingkungan sekolah,” jelas Mansur.

Baca Juga :  MUI Sultra Beri Penguatan Karakter dan Edukasi Pelajar untuk Hindari Narkoba

Ia menegaskan, implementasi kedua program tersebut tidak berhenti di tingkat provinsi. Kanwil Kemenag Sultra telah menginstruksikan seluruh jajaran Kemenag di kabupaten dan kota agar mengimplementasikan Gernas RANA dan Eco Office secara berkelanjutan.

Menurut Mansur, komitmen bersama menjadi kunci agar gerakan tersebut mampu memberikan dampak nyata bagi satuan pendidikan maupun lingkungan kerja di Sultra.

“Kami sudah memberikan imbauan sekaligus membangun komitmen agar program yang dicanangkan hari ini di tingkat provinsi dapat dilaksanakan secara masif hingga ke seluruh jajaran di tingkat bawah,” pungkasnya.

Laporan: Ismu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *