Aset Perbankan Sultra Tembus Rp63,25 Triliun, OJK Catat Kinerja Keuangan Tetap Solid

Bismi Maulana Nugraha.

TOLANOSULTRA.COM, KENDARI – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat sektor jasa keuangan di daerah tetap menunjukkan kinerja positif hingga akhir 2025.

Di tengah dinamika ekonomi global, total aset perbankan di Sulawesi Tenggara berhasil menembus Rp63,25 triliun, menandakan stabilitas industri keuangan tetap terjaga.

Capaian tersebut menjadi indikator bahwa aktivitas perbankan di Bumi Anoa masih tumbuh sehat, didukung meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan keuangan serta penyaluran pembiayaan yang terus berkembang.

Kepala OJK Sultra, Bismi Maulana Nugraha mengatakan, kinerja positif sektor jasa keuangan tidak terlepas dari terjaganya stabilitas perbankan dan semakin luasnya edukasi keuangan kepada masyarakat. Menurutnya, kedua faktor tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga ketahanan ekonomi daerah.

“Sektor keuangan Sulawesi Tenggara Triwulan IV 2025 tumbuh kokoh dan inklusif, didorong oleh stabilitas perbankan serta lonjakan kepercayaan investor lokal. Sinergi antara kinerja aset yang solid dan program edukasi masif memastikan sektor keuangan tetap resilien dalam mendukung pemerataan ekonomi daerah yang berkelanjutan,” ujar Bismi.

Baca Juga :  Kredit Perbankan Sultra Tembus Rp43 Triliun, OJK Sebut Tetap Tumbuh Sehat

Data OJK Sultra menunjukkan Dana Pihak Ketiga (DPK) hingga Desember 2025 mencapai Rp33,11 triliun, atau tumbuh 2,31 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sebagian besar dana masyarakat masih tersimpan dalam bentuk tabungan yang menyumbang 68,4 persen dari total DPK, disusul deposito sebesar 15,9 persen dan giro 15,7 persen.

Di sisi pembiayaan, penyaluran kredit mencatat pertumbuhan lebih tinggi. Total kredit yang disalurkan perbankan mencapai Rp42,72 triliun, meningkat 5,20 persen secara tahunan.

Kredit konsumsi masih menjadi penopang terbesar dengan porsi 57 persen, diikuti kredit modal kerja 26 persen, serta kredit investasi 17 persen. Komposisi tersebut menunjukkan tingginya aktivitas pembiayaan yang mendukung kebutuhan masyarakat maupun dunia usaha.

Baca Juga :  Di Sultra, Pengeluaran Bulanan di Bawah Rp536 Ribu per Orang Tergolong Miskin

OJK juga mencatat dukungan terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tetap menjadi perhatian utama industri perbankan. Dari total kredit UMKM, pembiayaan didominasi oleh kredit mikro sebesar 57,3 persen, disusul kredit kecil 34,2 persen, dan kredit menengah 8,5 persen.

Sementara itu, berdasarkan sektor ekonomi, penyaluran kredit paling besar masih mengalir ke sektor rumah tangga dengan porsi 63 persen. Selanjutnya sektor perdagangan menyerap 20,2 persen, sektor pertanian 11,9 persen, dan sektor pertambangan 4,8 persen.

Di tengah pertumbuhan pembiayaan, kualitas kredit tetap terjaga. OJK mencatat rasio Non-Performing Loan (NPL) berada di level 1,24 persen, yang masih berada dalam kategori sehat. Adapun rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) tercatat sebesar 129,04 persen, mencerminkan tingginya aktivitas intermediasi perbankan di Sultra.

Baca Juga :  Kendari Jadi yang Terbaik di Sulawesi, Siska Karina Imran Raih KEJAR Award 2026

Secara regional, Kota Kendari masih menjadi pusat aktivitas perbankan terbesar di Sultra. Nilai Dana Pihak Ketiga di ibu kota provinsi mencapai Rp24,47 triliun, sementara penyaluran kredit mencapai Rp20,39 triliun.

Posisi berikutnya ditempati Kabupaten Kolaka dengan DPK sebesar Rp6,43 triliun dan kredit Rp4,40 triliun, disusul Kota Baubau yang mencatat DPK Rp3,85 triliun serta penyaluran kredit Rp3,96 triliun.

Ke depan, OJK Sultra memastikan akan terus memperkuat fungsi pengawasan terhadap sektor jasa keuangan sekaligus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan. Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas industri keuangan sekaligus memperluas akses pembiayaan produktif guna mendukung pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tenggara yang lebih merata dan berkelanjutan.

Laporan: Ismu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *