IAIN Kendari Siap Bertransformasi Jadi UIN, Target Tuntas Akhir Tahun

Rektor IAIN Kendari, Husain Insawan

TOLANOSULTRA.COM, KENDARI Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari semakin dekat dengan status barunya sebagai Universitas Islam Negeri (UIN) Kendari. Proses alih status yang telah berjalan melalui berbagai tahapan kini memasuki fase akhir dan ditargetkan rampung sebelum akhir tahun 2026.

Rektor IAIN Kendari, Husain Insawan mengatakan, progres perubahan bentuk kelembagaan tersebut berjalan cukup baik. Menurutnya, berbagai persyaratan administratif dan regulasi yang dibutuhkan telah dilalui sehingga saat ini prosesnya tinggal menyisakan beberapa tahapan akhir.

“Progresnya cukup baik. Mudah-mudahan tidak lewat dari tahun ini, IAIN Kendari sudah resmi bertransformasi menjadi Universitas Islam Negeri Kendari,” ujar Husain saat ditemui pada Kamis (18/6/2026).

Ia menjelaskan, proses perubahan status dari institut menjadi universitas bukanlah tahapan yang sederhana. Secara keseluruhan, terdapat sekitar 15 tahapan yang harus dilalui, mulai dari penyusunan dokumen, pemenuhan persyaratan akademik dan kelembagaan, hingga proses harmonisasi regulasi di tingkat pemerintah pusat.

Baca Juga :  BPKK Kendari Dorong Mahasiswa Ciptakan Lapangan Kerja, Siap Fasilitasi Pelatihan

Kata Husain, Saat ini IAIN Kendari telah memasuki tahap-tahap akhir. Dari seluruh rangkaian proses yang ada, lembaga pendidikan tinggi tersebut hanya menyisakan dua hingga tiga tahapan lagi sebelum memperoleh status resmi sebagai UIN Kendari.

“Kalau diurutkan dari awal sampai akhir, proses perubahan bentuk ini bisa mencapai sekitar 15 tahapan. Alhamdulillah, sekarang kita sudah berada di tahap akhir dan tinggal menyelesaikan dua sampai tiga tahapan lagi,” katanya.

Menurut Husain, tahapan yang sedang berproses saat ini berkaitan dengan penetapan Peraturan Presiden (Perpres) Republik Indonesia (RI) tentang perubahan bentuk beberapa perguruan tinggi keagamaan negeri, termasuk IAIN Kendari menjadi UIN Kendari.

Baca Juga :  BPR Bahteramas Kendari Masuk Kampus, KPI Fest Jadi Ajang Edukasi Mahasiswa Soal Keuangan dan Kejahatan Digital

Regulasi tersebut juga mencakup perubahan status IAIN Gorontalo menjadi UIN Gorontalo serta perubahan Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri (STABN) Sriwijaya Tangerang Banten menjadi Institut Agama Buddha Negeri (IABN) Sriwijaya Banten.

Transformasi menjadi universitas dinilai akan membuka ruang yang lebih luas bagi pengembangan institusi. Selain memperkuat posisi IAIN Kendari sebagai pusat pendidikan tinggi Islam di Sultra, perubahan status tersebut juga diharapkan memperluas cakupan keilmuan dan meningkatkan daya saing perguruan tinggi di tingkat nasional.

Husain menegaskan bahwa seluruh civitas akademika terus mempersiapkan diri menghadapi perubahan tersebut, baik dari sisi akademik, tata kelola kelembagaan, maupun pengembangan sumber daya manusia.

Baca Juga :  Dikbud Sultra Perkuat Program Pendidikan 2026

“Kami menargetkan proses ini selesai tahun ini. Karena itu, seluruh unsur di kampus terus berbenah dan mempersiapkan diri agar ketika status universitas ditetapkan, UIN Kendari sudah siap menjalankan peran yang lebih besar dalam pengembangan pendidikan tinggi dan pembangunan sumber daya manusia,” pungkasnya.

Apabila perubahan status tersebut resmi ditetapkan, UIN Kendari diharapkan menjadi momentum baru bagi kemajuan pendidikan tinggi Islam di Sultra sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam melahirkan generasi yang unggul, moderat, dan mampu bersaing di era global.

Penulis: Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *