Toyota Uji Ketangguhan Veloz Hybrid EV Keliling Sulawesi, Start dari Kendari hingga Manado

Toyota gelar Veloz Hybrid EV Lintas Nusa 2.0 Jelajah Sulawesi untuk menguji ketangguhan, efisiensi, dan performa hybrid dari Kendari ke Manado.

TOLANOSULTRA.COM, KENDARI – Setelah sukses menuntaskan ekspedisi lintas Indonesia pada tahun lalu, PT Toyota-Astra Motor (TAM) kembali menggelar perjalanan panjang untuk membuktikan performa kendaraan elektrifikasinya.

Kali ini, Toyota memilih Pulau Sulawesi sebagai arena pengujian melalui program Veloz Hybrid EV Lintas Nusa 2.0: Jelajah Sulawesi, yang dimulai dari Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) dan berakhir di Manado, Sulawesi Utara (Sulut).

Ekspedisi tersebut akan melibatkan sejumlah jurnalis nasional dan lokal yang secara bergantian mengemudikan satu unit Veloz Hybrid EV Q TSS Modellista melintasi lima provinsi dengan tujuh etape perjalanan.

Selama kurang lebih 40 hari, kendaraan hybrid tersebut akan menempuh ribuan kilometer dengan karakter jalan yang beragam, mulai dari jalur pesisir, pegunungan hingga lintasan antarwilayah yang menantang.

Vice President Director PT Toyota-Astra Motor, Jap Ernando Demily, mengatakan Sulawesi dipilih karena memiliki kondisi geografis yang mampu merepresentasikan berbagai tantangan mobilitas di Indonesia. Menurutnya, ekspedisi ini menjadi sarana untuk menunjukkan kualitas, daya tahan, dan keandalan Veloz Hybrid EV dalam menghadapi medan yang beragam.

Baca Juga :  Saat Kompetitor Baru Masuk, Toyota Masih Bertahan di Puncak Penjualan Sultra

“Melalui Jelajah Sulawesi, kami ingin memperlihatkan bahwa teknologi hybrid Toyota mampu bekerja optimal di berbagai kondisi jalan. Sulawesi memiliki kombinasi jalur yang menantang sekaligus panorama alam yang luar biasa, sehingga sangat tepat untuk membuktikan kualitas kendaraan ini,” ujarnya.

Program tersebut juga menjadi kelanjutan dari misi Toyota dalam memperluas penggunaan kendaraan elektrifikasi yang lebih mudah dijangkau masyarakat. Veloz Hybrid EV sendiri merupakan model hybrid yang diproduksi di Indonesia dan diperkenalkan secara global pada ajang GJAW 2025.

Dalam kurun waktu sekitar enam bulan sejak peluncurannya, kendaraan keluarga berkapasitas tujuh penumpang itu mendapat respons positif dari pasar. Toyota mencatat permintaan nasional telah melampaui 12 ribu unit hingga akhir Mei 2026, menunjukkan meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan dengan teknologi hybrid.

Di wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel), Sulawesi Barat (Sulbar), dan Sultra yang menjadi area pemasaran Kalla Toyota, antusiasme konsumen juga terbilang tinggi. Marketing General Manager Kalla Toyota, Suliadin, mengungkapkan bahwa pemesanan Veloz Hybrid EV di wilayahnya telah mencapai sekitar 900 unit.

Baca Juga :  Melesat Tanpa Batas: Toyota Agya Hancurkan Keraguan di Segmen Entry Level

“Kami melihat minat masyarakat terhadap Veloz Hybrid EV terus meningkat. Kehadiran ekspedisi Jelajah Sulawesi ini menjadi momentum penting untuk memperlihatkan langsung kemampuan kendaraan hybrid Toyota kepada masyarakat, khususnya di wilayah Kalla Toyota,” katanya.

Sepanjang perjalanan, tim ekspedisi akan melintasi sejumlah kota dan kabupaten di Sulawesi, yakni Kendari, Morowali, Palopo, Makassar, Tana Toraja, Palu, Luwuk, Tolitoli, Gorontalo hingga Manado. Rute tersebut dipilih karena menyuguhkan kombinasi jalur yang menuntut performa kendaraan sekaligus menawarkan panorama alam khas Sulawesi.

Toyota menilai medan lintas Sulawesi menjadi tantangan ideal untuk menguji efisiensi bahan bakar, kenyamanan berkendara, serta ketangguhan sistem hybrid yang diusung Veloz Hybrid EV. Tidak hanya itu, ekspedisi juga menjadi ajang pembuktian bahwa kendaraan elektrifikasi tidak terbatas digunakan di kawasan perkotaan, tetapi juga mampu menjangkau daerah-daerah yang memiliki infrastruktur jalan yang beragam.

Baca Juga :  New Veloz Hybrid EV Dongkrak Penjualan Kalla Toyota, Kuasai 36 Persen Pasar Otomotif

Selain menguji kendaraan, rombongan ekspedisi juga akan mengeksplorasi berbagai destinasi wisata dan kuliner di daerah yang dilalui. Aktivitas tersebut diharapkan dapat memperkenalkan kekayaan budaya dan potensi ekonomi lokal sekaligus menunjukkan bagaimana mobilitas berperan dalam mendukung aktivitas masyarakat di berbagai wilayah.

Marketing Director PT Toyota-Astra Motor, Bansar Maduma menegaskan, ekspedisi itu dirancang untuk menjawab berbagai keraguan masyarakat terkait kemampuan kendaraan hybrid saat digunakan di wilayah dengan kondisi geografis yang menantang.

“Melalui perjalanan lintas Sulawesi ini, kami ingin menunjukkan bahwa teknologi hybrid Toyota dapat diandalkan untuk mobilitas jarak jauh tanpa mengubah kebiasaan berkendara pelanggan. Ekosistem yang kami bangun juga siap mendukung pengguna hingga ke berbagai daerah di Indonesia,” tutupnya.

Melalui Veloz Hybrid EV Lintas Nusa 2.0, Toyota tidak hanya menguji performa kendaraan, tetapi juga memperlihatkan kesiapan teknologi hybrid sebagai solusi mobilitas masa depan yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.

Penulis: Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *