Daerah  

Dari Mimbar Tarawih, Bupati Kolaka Gaungkan Visi ‘BERAMAL’ untuk Pembangunan Berbasis Spiritual

Bupati Kolaka
Bupati H. Amri

TOLANOSULTRA.COM, KENDARI – Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Kolaka mengawali bulan cuci ramadan 1447 hijriah dengan salat isya dan tarawih berjamaah di Masjid Agung Khaera Ummah Kolaka pada Rabu (18/2/2026) malam.

Tausiyah pada malam pertama ramadan tersebut disampaikan Ketua Umum MUI Kabupaten Kolaka, Muhammad Duwana Said, sementara imam salat isya dan tarawih dipimpin Ustadz Sahrul.

Hadir pula Wakil Bupati Kolaka H. Husmaluddin, unsur Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD, Sekda Kolaka, pimpinan OPD, Kepala Kantor Kemenag Kolaka, camat, pimpinan pondok pesantren, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan jamaah.

Momentum tarawih perdana itu menjadi panggung penyampaian arah kebijakan sekaligus penguatan visi pembangunan daerah berbasis spiritual.

Dari mimbar tarawih, Bupati Kolaka, H. Amri, menegaskan bahwa ramadan bukan sekedar ibadah ritual tahunan. Menurutnya, ramadan adalah bulan pembinaan jiwa, penataan akhlak, pelatihan empati, dan momentum memperbaiki arah kehidupan, baik secara pribadi maupun sosial.

Baca Juga :  Efisiensi Besar-Besaran: Mobil Dinas Dikurangi 50 Persen, Perjalanan Dinas Hingga 70 Persen

“Nilai-nilai ramadan sangat sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Kolaka dengan tagline ‘BERAMAL’, yakni Berkeadilan, Maju, dan Unggul,” tegas Bupati H. Amri.

Kolaka
Pemerintah dan masyarakat melaksanakan salat isya dan tarawih perdana di Masjid Agung Khaera Ummah Kolaka pada Rabu (18/2/2026) malam.

Di hadapan ratusan jamaah. Ia menekankan bahwa pembangunan tidak cukup hanya berorientasi pada fisik dan ekonomi, tetapi harus ditopang pembangunan spiritual dan karakter masyarakat.

Bupati mengajak masyarakat untuk menyemarakkan masjid dengan salat berjamaah, ta’lim, dzikir, tadarus Al-Qur’an, i’tikaf, serta pelayanan berbuka puasa, khususnya bagi musafir.

“Kami harap, masjid menjadi pusat pembinaan umat dan penguatan nilai-nilai kebersamaan,” ujarnya.

Baca Juga :  Kapal Rute Raha–Maligano Karam Dihantam Badai, 32 Orang Selamat

Pesan Khusus Bupati di Bulan Ramadan

Bupati H. Amri juga menyoroti tantangan serius yang dihadapi generasi muda, mulai dari narkoba, pergaulan bebas, minuman keras, hingga praktik perjudian termasuk judi online.

Ia menegaskan penyelamatan generasi muda merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah dan sekolah, tetapi juga keluarga dan seluruh elemen masyarakat.

Di sisi lain, Bupati mengimbau peningkatan kepedulian sosial melalui sedekah, bantuan pembangunan sarana keagamaan dan pondok tahfidz, serta perhatian kepada fakir miskin dan anak yatim.

Kolaka
Jemaah Masjid Agung Khaera Ummah Kolaka.

Untuk zakat fitrah, ia mengimbau agar ditunaikan lebih awal dan paling lambat tiga hari sebelum Idulfitri agar dapat didistribusikan tepat kepada delapan asnaf yang berhak.

Baca Juga :  Warga Sultra Antusias Daftar Mudik Gratis Program Gubernur ASR, Ini Kuota Per Lintasan

Guna menjaga kekhusyukan ramadan, pemerintah daerah juga menetapkan penutupan sementara tempat hiburan seperti diskotik, karaoke, bar, bilyar, dan live musik selama ramadan. Sementara restoran dan rumah makan dilarang membuka secara terang-terangan pada siang hari.

Selain itu, masyarakat diminta menjaga kebersihan, ketenteraman, dan keamanan lingkungan, serta memasang umbul-umbul di sekitar masjid dan musala guna menciptakan suasana ramadan yang sejuk dan semarak.

Bupati menegaskan komitmen Pemkab Kolaka untuk terus hadir dalam pembinaan keagamaan dan penguatan moral generasi muda.

Ia mengajak seluruh elemen umat menjadikan ramadan sebagai tonggak kesadaran bersama bahwa membangun Kolaka yang berkeadilan, maju, dan unggul harus dimulai dari pembangunan spiritual masyarakatnya.

Penulis: Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *