Alasan Efisiensi, KONI Sultra Pilih Kota Kendari Jadi Tuan Rumah Porprov 2026

Rakerprov KONI Sultra di salah satu hotel Kendari pada Minggu (25/1/2026).
Rakerprov KONI Sultra di salah satu hotel Kendari pada Minggu (25/1/2026).

TOLANOSULTRA.COM, KENDARI – Kabupaten Bombana dipastikan gagal menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tenggara(Sultra) ke-XV tahun 2026.

Pasalnya, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sultra secara resmi menunjuk Kota Kendari sebagai lokasi penyelenggaraan ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi tersebut.

Keputusan itu diambil dalam Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Sultra 2026 yang digelar di salah satu hotel Kendari pada Minggu (25/1/2026) setelah melalui evaluasi menyeluruh terkait efisiensi anggaran dan kesiapan infrastruktur di sejumlah daerah calon tuan rumah.

Baca Juga :  Ekspor Perdana 15 Ton Ubur-Ubur Senilai Rp300 Juta Dilepas dari Baubau ke Tiongkok

Ketua Umum KONI Sultra, Andi Ady Aksar, menegaskan keputusan itu diambil secara matang berdasarkan kunjungan dan verifikasi langsung sejak beberapa bulan terakhir, termasuk penilaian terhadap kesiapan fasilitas dan dukungan pemerintah daerah.

“Kota Kendari merupakan opsi paling realistis untuk suksesnya Porprov 2026,” ungkapnya.

Sebelumnya, Bombana digadang-gadangkan kuat menjadi tuan rumah Porprov 2026 dan mendapat berbagai dukungan publik serta pemerintah daerah.

Pemerintah Kabupaten Bombana bahkan telah memperlihatkan upaya serius dengan menajamkan persiapan infrastruktur olahraga, termasuk pembangunan kompleks olahraga seluas lebih dari tujuh hektare untuk memenuhi kebutuhan beberapa cabang.

Baca Juga :  BPBD Sultra Imbau Pemda Kabupaten/Kota Laporkan Setiap Kejadian Bencana ke Provinsi

KONI Sultra juga pernah menurunkan tim verifikasi langsung ke Bombana untuk menilai kelayakan venue olahraga yang diproyeksikan digunakan dalam Porprov. Tim yang dipimpin Wakil Ketua I KONI Sultra, Fahri Yamsul, mendata kondisi fasilitas sekaligus mengevaluasi kesiapan sarana di lapangan sebagai bagian dari proses penetapan tuan rumah.

Pemda Bombana juga telah menyatakan kesiapan bukan hanya dari sisi fasilitas fisik tetapi juga keterlibatan masyarakat serta pengembangan UMKM yang siap mendukung kegiatan.

Baca Juga :  Pemprov Sultra Maksimalkan Pasar Tani untuk Tekan Inflasi

Namun, keterbatasan waktu dan tekanan efisiensi anggaran membuat KONI Sultra harus memilih opsi yang lebih siap secara finansial dan teknis.

Hasil evaluasi menunjukkan Kendari unggul dalam ketersediaan venue, akses transportasi, dan efisiensi operasional — faktor penting terutama untuk mengurangi beban biaya akomodasi dan logistik.

Selanjutnya, KONI Sultra akan membentuk tim ad-hoc untuk merencanakan secara rinci teknis pelaksanaan, mulai dari jadwal pertandingan, anggaran, hingga koordinasi lintas sektor dengan pemerintah daerah dan cabang olahraga.

Laporan: Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *