Warga Desa Wuna Tongkuno Dilaporkan Hilang Saat Pasang Jerat Ayam Hutan

Warga Desa Wuna, Tongkuno, Muna, La Baadi (63), dilaporkan hilang saat memasang jerat ayam hutan. Tim SAR Muna dikerahkan mencari korban. (Istimewa)

TOLANOSULTRA.COM, KENDARI – Seorang warga Desa Wuna, Kecamatan Tongkuno, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) dilaporkan hilang setelah pergi ke kawasan hutan untuk memasang jerat ayam hutan.

Warga tersebut diketahui bernama La Baadi (63). Hingga laporan diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, keberadaannya belum diketahui.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin A.S mengatakan, informasi mengenai kondisi membahayakan manusia itu diterima Comm Centre KPP Kendari pada Sabtu (5/9/2026) sekitar pukul 15.40 Wita.

Baca Juga :  Nelayan Soropia Menginap di Konut akibat Kabut Asap, Basarnas Sempat Turun Mencari

Laporan disampaikan Abdul Kadir yang merupakan keponakan La Baadi. Berdasarkan laporan tersebut, korban diduga hilang di kawasan hutan sekitar Desa Wuna, Kecamatan Tongkuno.

“Berdasarkan kronologi yang kami terima, La Baadi meninggalkan rumah pada Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 07.00 Wita. Saat itu, korban pergi menuju kawasan hutan di sekitar Desa Wuna untuk memasang jerat ayam hutan,” ungkap Amiruddin dalam keterangan resminya.

Berdasarkan laporan itu, korban tidak kunjung kembali ke rumah hingga keesokan harinya. Kondisi tersebut kemudian membuat keluarga dan warga melakukan pencarian secara mandiri di lokasi yang diduga menjadi tempat korban memasang jerat.

Baca Juga :  Kapal Rute Raha–Maligano Karam Dihantam Badai, 32 Orang Selamat

Dalam pencarian awal, keluarga dan warga menemukan sejumlah barang yang diduga milik korban. Barang tersebut berupa tempat air minum dan kotak rokok. Namun, keberadaan korban belum ditemukan.

Upaya pencarian oleh keluarga dan warga terus dilakukan. Hingga informasi tersebut diterima KPP Kendari, pencarian masih belum membuahkan hasil.

Menindaklanjuti laporan itu, Tim Rescue Unit Siaga SAR Muna diberangkatkan menuju lokasi kejadian sekitar pukul 16.05 Wita untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan.

Baca Juga :  Lansia di Buton yang Hilang di Kebun Ditemukan Selamat

Jarak dari Unit Siaga SAR Muna menuju lokasi yang dilaporkan menjadi titik terakhir keberadaan korban sekitar 34 kilometer. Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur, di antaranya personel SAR, aparat desa, warga sekitar, serta pihak keluarga korban.

Hingga berita ini terbit, operasi pencarian masih berlangsung dan perkembangan selanjutnya akan disampaikan setelah terdapat informasi terbaru dari tim di lapangan.(*)

Laporan: Ismu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *