Nelayan Asal Kabaena Ditemukan Meninggal Usai Dilaporkan Hilang

Nelayan asal Kabaena, Bombana, La Parinta ditemukan meninggal setelah dilaporkan hilang saat melaut. Tim SAR mengevakuasi korban ke rumah duka. (Istimewa)

TOLANOSULTRA.COM, BOMBANA – Pencarian terhadap seorang nelayan asal Kecamatan Kabaena Timur, Kabupaten Bombana, yang dilaporkan hilang setelah diduga terjatuh dari longboat berakhir duka.

Korban bernama La Parinta (62) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah tim SAR melakukan pencarian di sekitar perairan Kabaena.

Informasi mengenai dugaan kecelakaan tersebut kemudian diterima Comm Centre KPP Kendari dari Gustiar, warga Kelurahan Lambale, Kecamatan Kabaena, pada Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 17.35 Wita.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Baubau diberangkatkan pada pukul 17.50 Wita menuju lokasi kejadian untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan. Jarak lokasi kejadian dengan Pos SAR Baubau diperkirakan sekitar 57,4 Km.

Baca Juga :  Jelang Lebaran, Sapi Tabrak Mobil Xpander di Konawe, Tewas di Tempat

PH Kepala KPP Kendari, Iwan Gunawan mengatakan, korban ditemukan pada Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 01.30 Wita.

“Korban ditemukan sekitar 7,1 Km ke arah utara dari lokasi kejadian yang dilaporkan dalam keadaan meninggal dunia,” kata Iwan dalam keterangan resminya.

Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi menuju rumah duka untuk kemudian diserahterimakan kepada pihak keluarga. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing.

Baca Juga :  Seekor Buaya Naik ke Pemukiman Warga di Lorong Gembol Kendari, Damkar Lakukan Evakuasi

Peristiwa tersebut bermula ketika warga Dusun Galu, Kelurahan Dongkala, Kecamatan Kabaena Timur menemukan sebuah perahu tanpa awak pada Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 09.20 Wita. Perahu tersebut ditemukan di perairan antara Kecamatan Telaga Raya dan Kecamatan Kabaena Timur.

Setelah dilakukan pemeriksaan, longboat itu diketahui merupakan milik La Parinta. Korban diketahui berangkat melaut pada Jumat (21/8/2026) sekitar pukul 03.00 Wita.

Baca Juga :  Mesin Longboat Mati di Tengah Laut, Nelayan Wakatobi Ditemukan Selamat Setelah Operasi SAR

Keluarga dan masyarakat kemudian mulai melakukan pencarian setelah korban tidak kunjung kembali. Sebab, berdasarkan kebiasaannya, La Parinta biasanya telah kembali dari melaut sekitar pukul 20.00 Wita pada hari yang sama.

Upaya pencarian awal dilakukan masyarakat bersama keluarga di sekitar lokasi ditemukannya longboat. Namun, hingga laporan kecelakaan diterima, korban belum berhasil ditemukan.

Dengan ditemukannya La Parinta dalam kondisi meninggal dunia dan telah diserahterimakan kepada keluarga, operasi SAR kecelakaan kapal di perairan Kabaena tersebut dinyatakan selesai.(*)

Laporan: Ismu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *