Nelayan 73 Tahun Asal Kecamatan Duruka Dilaporkan Hilang di Perairan Bonea

TOLANOSULTRA.COM, MUNA – Seorang nelayan lanjut usia dilaporkan hilang setelah pergi melaut di perairan Pantai Bonea, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin mengungkapkan bahwa laporan pertama diterima Comm Centre pada pukul 12.13 Wita dari seorang warga, Ibu Salim yang merupakan anak korban.

“Setelah menerima laporan, pada pukul 12.30 Wita tim Rescue dari Unit Siaga SAR Muna segera diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk memberikan bantuan pencarian,” ujar Amiruddin.

Baca Juga :  Hilang di Hutan Konawe, Dua Mahasiswa UHO Ditemukan Selamat

Korban diketahui bernama La Toiki (73), seorang nelayan asal Desa Lasunupa, Kecamatan Duruka. Ia dilaporkan belum kembali sejak melaut bersama rekan-rekannya beberapa hari lalu.

Berdasarkan kronologi yang dihimpun, pada Sabtu (8/3/2026) sekitar pukul 14.00 Wita, korban bersama sejumlah rekannya pergi melaut menggunakan beberapa longboat untuk mencari ikan.

Sekitar pukul 14.30 Wita, korban terakhir terlihat oleh rekannya menuju perairan Bonea untuk memasang jaring ikan.

Baca Juga :  Nelayan Tamborasi yang Dilaporkan Hilang Berhasil Selamat Berkat Gabus

Keesokan harinya, Minggu (9/3/2026) sekitar pukul 12.00 Wita, sembilan rekan korban telah kembali ke desa. Namun La Toiki tak kunjung pulang, sehingga keluarga bersama warga setempat melakukan pencarian secara mandiri. Namun, hingga laporan diterima oleh pihak SAR, korban belum juga ditemukan.

Tim rescue unit siaga SAR Muna bergerak menuju lokasi kejadian dengan jarak tempuh sekitar 7 mil laut dari pos siaga. Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, antara lain staf operasi KPP Kendari, rescuer Unit Siaga SAR Muna, masyarakat sekitar, serta keluarga korban.

Baca Juga :  15 Personel KPP Kendari Bantu Operasi SAR Pesawat Jatuh di Pegunungan Maros

Hingga berita ini terbit, korban belum ditemukan, tim SAR gabungan menyatakan pencarian akan terus dilakukan hingga korban ditemukan. Perkembangan operasi selanjutnya masih menunggu hasil pencarian di lapangan.

Penulis: Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *