TOLANOSULTRA.COM, KENDARI – Suasana pagi di kawasan pesisir Jalan Madusila, Kelurahan Wundumbatu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, mendadak geger. Sesosok mayat laki-laki ditemukan mengapung dalam posisi tengkurap di bawah pohon bakau pada Jumat (21/8/2026).
Jasad tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 06.30 WITA oleh seorang karyawan OT Cafe yang berada di sekitar lokasi. Saat melintas di area tersebut, saksi melihat sesuatu di bawah pohon bakau yang ternyata merupakan tubuh manusia.
Saksi kemudian memanggil rekannya untuk memastikan temuannya. Keduanya selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada pemilik OT Cafe sebelum informasi diteruskan kepada personel kepolisian.
Dari pemeriksaan awal di lokasi, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki. Identitasnya hingga saat ini belum diketahui.
Saat ditemukan, korban mengenakan kaus berwarna hijau dan celana pendek berwarna hijau. Kondisi tubuh korban juga telah mengalami pembengkakan.
Personel Polsek Poasia tiba di lokasi sekitar pukul 06.50 WITA. Petugas langsung mengamankan area penemuan dan memasang garis polisi untuk mencegah warga mendekati lokasi serta menjaga kondisi tempat kejadian perkara.
Sekitar pukul 07.20 WITA, personel Polsek Kawasan Pelabuhan Kendari tiba untuk melakukan pendataan terhadap sejumlah saksi yang mengetahui awal penemuan jasad tersebut.
Tak lama kemudian, Tim Inafis Polresta Kendari datang sekitar pukul 07.40 WITA. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan informasi dan memastikan kondisi di sekitar lokasi penemuan.
Sekitar pukul 07.45 WITA, tim DVI Rumah Sakit Bhayangkara Kendari tiba di lokasi. Jasad kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk menjalani penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut.
Kepolisian selanjutnya melakukan sejumlah langkah penanganan, termasuk mengamankan lokasi, mencatat keterangan saksi, berkoordinasi dengan Tim Inafis Polresta Kendari serta mengajukan permintaan visum et repertum.
Hingga jasad dievakuasi, polisi belum mengungkap identitas korban maupun penyebab kematiannya. Pemeriksaan lebih lanjut masih diperlukan untuk mengungkap fakta di balik penemuan mayat tersebut.(*)
Laporan: Ismu
