DPRD Kendari Sambangi Polresta, Bahas BBM hingga Narkoba dan THM

Kunjungan kerja pimpinan dan anggota komisi I,II, dan III DPRD Kendari ke Polresta Kendari untuk melakukan koordinasi dan Silaturahmi pada Senin (2/11/2026). (Ismu/Tolanosultra.com)

TOLANOSULTRA.COM, KENDARI – Pimpinan dan anggota DPRD Kota Kendari dari Komisi I, II, dan III menyambangi Polresta Kendari pada Senin (2/11/2026). Kunjungan tersebut bertujuan memperkuat koordinasi dan sinergi antarlembaga sekaligus membahas sejumlah persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah isu menjadi pembahasan, mulai dari distribusi bahan bakar minyak (BBM), penyalahgunaan narkoba, aktivitas tempat hiburan malam (THM), hingga persoalan pembangunan, infrastruktur, dan ketertiban umum.

Wakil Ketua I DPRD Kota Kendari, La Yuli mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kemitraan antara lembaga legislatif dan kepolisian dalam menangani berbagai persoalan daerah.

“Kami memandang bahwa komunikasi dan koordinasi dengan pihak kepolisian sangat penting, khususnya dalam menyikapi berbagai persoalan dan dinamika yang berkembang di tengah masyarakat maupun yang menjadi pembahasan di DPRD Kota Kendari,” kata La Yuli.

Ketua Komisi I DPRD Kota Kendari, Zulham Damu menambahkan, kolaborasi antarlembaga merupakan salah satu faktor penting untuk mendukung keberhasilan pembangunan daerah sekaligus menjaga stabilitas keamanan.

“Tidak ada pembangunan daerah yang dapat berjalan optimal tanpa adanya kerja sama dan kolaborasi dari seluruh pemangku kepentingan. Ini menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan keberhasilan pembangunan, termasuk dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  DPRD Kendari Turun Tangan, Keluhan Banjir dan Jalan Rusak di Sekitar BTN Rinsu Residence Segera Ditindaklanjuti

Menurut Zulham, kompleksitas persoalan di Kota Kendari membutuhkan komunikasi dan koordinasi berkelanjutan. Sejumlah persoalan yang menjadi perhatian antara lain distribusi dan ketersediaan BBM, gangguan ketertiban umum, penyalahgunaan narkoba, aktivitas THM, serta perizinan usaha.

Ia berharap masukan dari kepolisian dapat membantu DPRD dalam merumuskan langkah yang tepat sesuai kewenangan masing-masing lembaga, termasuk memperkuat upaya pencegahan gangguan keamanan dan konflik sosial.

Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin (kiri), Ketua Komisi I DPRD Kendari Zulham Damu (Tengah) dan Ketua Komisi III DPRD Kendari La Ode Azhar (kanan). (Ismu/Tolanosultra.com)

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kota Kendari, La Ode Azhar mengatakan, kunjungan tersebut juga menjadi kesempatan untuk membangun komunikasi lebih terbuka dengan kepolisian mengenai persoalan yang membutuhkan perhatian bersama.

Salah satu isu yang dibahas adalah kebijakan Pemerintah Kota Kendari mengenai pembatasan penjualan eceran. DPRD ingin memperoleh pandangan kepolisian agar penyelesaian persoalan tersebut tetap memperhatikan kebutuhan masyarakat dan ketentuan hukum yang berlaku.

“Kita ingin mencari solusi atas persoalan yang muncul di masyarakat, tetapi di sisi lain kita juga tidak boleh mengabaikan aturan hukum yang berlaku. Jangan sampai upaya mencari solusi justru menimbulkan kesan bahwa pemerintah atau pihak terkait melegitimasi suatu tindakan yang bertentangan dengan ketentuan hukum,” kata La Ode Azhar.

Baca Juga :  Sekretariat DPRD Kendari Ambil Peran dalam Persiapan UCLG ASPAC 2026, RTH Papalimba Dibersihkan

Ia menegaskan, setiap langkah penyelesaian harus memiliki dasar hukum yang jelas agar tidak menimbulkan persoalan baru. Karena itu, komunikasi dengan kepolisian dinilai penting untuk memperoleh pertimbangan mengenai langkah yang dapat ditempuh sesuai peraturan perundang-undangan.

Menanggapi kunjungan tersebut, Kapolresta Kendari, Kombes Pol. Safi’i Nafsikin menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD yang telah membuka ruang koordinasi dengan kepolisian.

“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan pimpinan dan anggota DPRD Kota Kendari. Bagi kami, DPRD merupakan mitra strategis dalam membangun kolaborasi dan sinergi, khususnya dalam mengoordinasikan serta menyikapi berbagai persoalan yang berkembang di Kota Kendari, baik terkait isu sosial, hukum, ekonomi, maupun berbagai persoalan lainnya,” ujarnya.

Safi’i mengatakan, berbagai masukan dalam pertemuan tersebut akan menjadi bahan tindak lanjut bagi jajaran kepolisian. Pembahasan turut mencakup persoalan pembangunan dan infrastruktur, aktivitas THM, penyalahgunaan narkoba, serta pengaturan angkutan kapal di Pelabuhan Nusantara menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Baca Juga :  Laporan Call Center 110, Polisi Amankan 68 Pelajar Diduga Hendak Tawuran di Kendari

Ia berharap koordinasi antara DPRD dan Polresta Kendari dapat dilaksanakan secara berkala. Menurutnya, komunikasi yang baik akan membantu kepolisian merespons persoalan masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

“Kami berharap momentum silaturahmi dan koordinasi seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Polresta Kendari berkomitmen untuk terus membangun komunikasi dan kolaborasi dengan DPRD, serta hadir dalam setiap kegiatan yang membutuhkan keterlibatan kepolisian,” katanya.

Terkait penyampaian aspirasi masyarakat, Safi’i menegaskan bahwa Polresta Kendari siap memberikan dukungan pengamanan, baik secara terbuka maupun tertutup, sesuai kebutuhan dan situasi di lapangan. Ia juga mengimbau masyarakat agar menyampaikan pendapat di muka umum secara tertib dan damai serta mematuhi ketentuan perundang-undangan.

“Kami juga akan terus membangun komunikasi dengan para koordinator lapangan maupun pihak-pihak yang akan menyampaikan aspirasi di muka umum. Kami mengimbau agar setiap penyampaian pendapat dilakukan secara tertib, damai, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” tutupnya.

Laporan: Ismu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *