TOLANOSULTRA.COM, KENDARI – Upaya mengendalikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sulawesi Tenggara (Sultra) dilakukan melalui operasi modifikasi cuaca. TNI Angkatan Udara (TNI AU) bersama BMKG dan BPBD Sultra menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan Lanud Haluoleo sebagai pusat pelaksanaan pada Rabu (4/11/2026).
Operasi itu menyasar wilayah yang mulai menunjukkan kemunculan titik panas (hotspot) akibat musim kemarau panjang. Penyemaian awan dilakukan untuk meningkatkan peluang turunnya hujan, sehingga kondisi lahan yang kering dapat kembali terbasahi dan risiko meluasnya kebakaran bisa ditekan.
Komandan Lanud Haluoleo, Kolonel Pnb Tarmuji Hadi Susanto menjelaskan bahwa dalam misi tersebut TNI AU mengerahkan pesawat angkut taktis CN-295. Pesawat itu digunakan untuk mendukung proses penyemaian awan di wilayah yang memiliki potensi pembentukan hujan.
Dalam pelaksanaannya, CN-295 terbang pada ketinggian operasional 10.000 hingga 18.000 kaki. Tim penyemaian kemudian menaburkan 2.000 kilogram natrium klorida (NaCl) atau garam ke dalam formasi awan yang memenuhi kriteria untuk disemai.
“Penggunaan bahan semai bertujuan merangsang proses pertumbuhan butiran air di dalam awan agar peluang terjadinya hujan semakin besar,” ungkap Tarmuji.
Kata dia, hujan yang diharapkan turun di wilayah sasaran dapat membantu mengurangi kekeringan sekaligus mendukung upaya pemadaman karhutla. Dampak kebakaran yang berupa kabut asap juga menjadi perhatian dalam operasi itu.
Dengan adanya hujan, konsentrasi asap diharapkan berkurang sehingga kualitas udara membaik dan masyarakat dapat terhindar dari gangguan akibat paparan asap.
Kolonel Pnb Tarmuji Hadi Susanto menegaskan, keterlibatan TNI AU dalam kegiatan itu merupakan bagian dari dukungan terhadap penanggulangan bencana di Sultra. Koordinasi bersama BMKG dan BPBD menjadi unsur penting dalam pelaksanaan misi modifikasi cuaca.
Sinergi lintas instansi itu diharapkan mampu memperkuat langkah pengendalian karhutla, mengurangi dampak musim kemarau, serta menjaga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan di Sultra.
