DPRD  

Sekretariat DPRD Kendari Matangkan Persiapan Reses, Fokus Maksimalkan Penyerapan Aspirasi Warga

Sekretariat DPRD Kendari mematangkan persiapan reses masa sidang kedua 2026 guna memastikan penyerapan aspirasi masyarakat berjalan optimal.

TOLANOSULTRA.COM, KENDARI Menjelang pelaksanaan reses masa sidang kedua tahun 2026, Sekretariat DPRD Kota Kendari mulai mematangkan berbagai persiapan guna memastikan kegiatan penyerapan aspirasi masyarakat berjalan optimal. Langkah tersebut dibahas dalam rapat internal yang digelar di lingkungan Sekretariat DPRD Kota Kendari pada Jumat (30/1/2026).

Rapat dipimpin langsung oleh Sekretaris DPRD Kota Kendari, M. Ibrahim Muis, didampingi Kepala Bagian Hukum Zul Arsam. Kegiatan tersebut turut dihadiri para pendamping reses yang nantinya akan bertugas mendampingi anggota DPRD saat turun ke daerah pemilihan masing-masing.

Dalam pertemuan tersebut, berbagai aspek teknis dan administrasi menjadi fokus pembahasan. Sekretariat DPRD ingin memastikan seluruh tahapan reses dapat berjalan tertib, efektif, dan mampu menghasilkan data aspirasi masyarakat yang akurat sebagai bahan pertimbangan dalam proses pengambilan kebijakan daerah.

Baca Juga :  DPRD Kendari Tegaskan Peran Sentral dalam Penyusunan RKPD 2027, Aspirasi Warga Jadi Fondasi Pembangunan

M. Ibrahim Muis menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan reses tidak hanya bergantung pada anggota DPRD, tetapi juga pada kesiapan para pendamping yang bertugas di lapangan. Menurutnya, pendamping reses memiliki peran strategis dalam membantu proses penghimpunan aspirasi dan dokumentasi hasil pertemuan dengan masyarakat.

“Pendamping reses menjadi bagian penting dalam mendukung tugas anggota DPRD saat bertemu masyarakat. Karena itu, seluruh pendamping harus memahami tugas dan tanggung jawabnya serta bekerja sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Baca Juga :  Sekretariat DPRD Kendari Ambil Peran dalam Persiapan UCLG ASPAC 2026, RTH Papalimba Dibersihkan

Ia menjelaskan, reses merupakan agenda konstitusional yang memberikan kesempatan bagi anggota legislatif untuk turun langsung ke tengah masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, wakil rakyat dapat mendengar berbagai keluhan, usulan pembangunan, hingga kebutuhan prioritas yang dirasakan warga di masing-masing daerah pemilihan.

Selain menjadi sarana menyerap aspirasi, reses juga berfungsi sebagai media komunikasi antara masyarakat dan DPRD. Dalam forum tersebut, anggota dewan dapat menyampaikan perkembangan program pembangunan daerah sekaligus memperoleh gambaran nyata mengenai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Menurut Ibrahim, seluruh masukan yang diperoleh selama reses nantinya akan dihimpun dan dibahas sebagai bagian dari proses penyusunan kebijakan serta program pembangunan daerah. Aspirasi yang masuk akan menjadi salah satu referensi penting dalam menentukan arah kebijakan yang lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :  Sekretariat DPRD Kendari Bersolek Jelang HUT Kota, Lingkungan Kantor Ditata Lebih Representatif

“Setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat memiliki nilai penting. Karena itu, hasil reses harus didokumentasikan dengan baik agar dapat menjadi bahan pertimbangan DPRD dalam memperjuangkan program-program yang benar-benar dibutuhkan warga,” katanya.

Melalui persiapan yang matang, Sekretariat DPRD Kota Kendari berharap pelaksanaan reses masa sidang kedua tahun 2026 dapat berjalan lancar dan menghasilkan berbagai masukan konstruktif yang mendukung pembangunan daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Kendari.

Penulis: Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *