TOLANOSULTRA.COM, KENDARI – DPRD Kota Kendari mulai mematangkan agenda kerja awal tahun dengan menggelar Rapat Badan Musyawarah (Bamus) di Ruang Aspirasi Sekretariat DPRD Kota Kendari, Senin (26/1/2026).
Selain menyusun jadwal kegiatan dewan sepanjang Februari, rapat tersebut menghasilkan keputusan strategis berupa pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Rapat dipimpin Ketua DPRD Kota Kendari, Laode Muhammad Inarto, bersama Wakil Ketua I Rizki Brilian Pagala dan Wakil Ketua II Irmawati. Sejumlah anggota Bamus serta jajaran Sekretariat DPRD yang dipimpin Sekretaris DPRD Kota Kendari, Ibrahim Muis, turut hadir dalam pembahasan tersebut.
Pembentukan Pansus Optimalisasi PAD menjadi salah satu isu yang mendapat perhatian khusus. Langkah itu dinilai penting mengingat kebutuhan daerah terhadap sumber pendapatan yang kuat terus meningkat seiring bertambahnya tuntutan pembangunan dan pelayanan publik.
Melalui pansus tersebut, DPRD ingin memastikan seluruh potensi pendapatan daerah dapat dipetakan secara menyeluruh. Berbagai sektor yang selama ini menjadi penyumbang PAD akan dievaluasi untuk melihat peluang peningkatan penerimaan daerah di masa mendatang.
Tidak hanya melakukan kajian, pansus juga akan mengidentifikasi berbagai kendala yang menghambat optimalisasi pendapatan daerah. Hasil evaluasi tersebut nantinya akan menjadi bahan rekomendasi bagi Pemerintah Kota Kendari dalam menyusun kebijakan yang lebih efektif dan terukur.
Di sisi lain, rapat Bamus juga menetapkan sejumlah agenda kelembagaan DPRD selama Februari 2026. Agenda tersebut mencakup rapat paripurna, rapat komisi, pembahasan program kerja, hingga kegiatan pengawasan yang menjadi bagian dari fungsi utama legislatif.
Badan Musyawarah sendiri memiliki peran penting dalam mengatur ritme kerja DPRD agar seluruh agenda dapat berjalan sesuai target. Melalui perencanaan yang matang, pelaksanaan tugas legislasi, penganggaran, dan pengawasan diharapkan berlangsung lebih efektif dan terkoordinasi.
DPRD Kota Kendari menilai peningkatan PAD merupakan salah satu faktor penting dalam memperkuat kemampuan fiskal daerah. Semakin besar pendapatan yang diperoleh, semakin luas pula ruang pemerintah untuk membiayai berbagai program prioritas bagi masyarakat.
Karena itu, pembentukan Pansus Optimalisasi PAD diharapkan menjadi pintu masuk bagi lahirnya berbagai inovasi dalam pengelolaan sumber pendapatan daerah. Sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kota Kendari dinilai menjadi kunci agar potensi yang ada dapat dimanfaatkan secara maksimal.
Jika upaya tersebut berjalan optimal, peningkatan PAD diyakini akan berdampak langsung terhadap percepatan pembangunan daerah, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan hingga program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan demikian, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh pemerintah, tetapi juga oleh seluruh warga Kota Kendari.
Penulis: Tim Redaksi
